5 Tips Membuat Financial Planning Untuk Bisnis Anda

5 Tips Membuat Financial Planning Untuk Bisnis Anda

By Harmony 31 May, 2021

Sudahkah Anda membuat financial planning? Memahami apa itu financial planning, tidak bisa dilepaskan dari kaitannya mengembangkan suatu bisnis. Bagaimana tidak, jika nanti perencanaan anggaran keuangan berjalan mulus, maka perusahaan lebih mudah menjalankan berbagai strategi pemasarannya. Tidak hanya itu, financial planning di dalamnya meliputi cost benefit analysis untuk mengurangi dampak risiko likuiditas perusahaan.

Selain itu, dengan perencanaan keuangan atau financial planning, perusahaan bisa lebih mudah menggaet investor atau pemilik modal. Sebab, memiliki laporan keuangan yang rapi dan kredibel. Sehingga, mampu membayar hutang jangka pendek serta solvent alias mampu melunasi hutang jangka panjang.

Apa Itu Financial Planning?
Untuk memahami apa itu financial planning dalam bisnis, Anda juga perlu tahu tujuan perusahaan. Pasalnya, dari tujuan perusahaan tersebut, baru bisa dibuat apa itu financial planning atau perencanaan perusahaan.

Jadi, secara singkat, financial planning atau perencanaan keuangan adalah suatu aktivitas untuk membuat rencana dari mana dan ke mana perginya arus kas perusahaan untuk memenuhi tujuan perusahaan.

Bagaimana Cara Membuat Financial Planning?
Masih bingung cara membuat financial planning atau perencanaan keuangan? Yuk, simak langkah dan tips-tipsnya berikut.

  1. Tetapkan Laporan Keuangan Yang Dibuat
    Laporan keuangan meliputi laporan laba-rugi, laporan pencatatan transaksi keluar-masuk, laporan pajak, dan lainnya, dalam satu periode. Dari laporan keuangan ini akan bisa diketahui apakah perusahaan sudah mendapatkan laba atau merugi.

Apapun hasilnya, dari laporan keuangan, perusahaan bisa lebih mudah menganalisis dan membuat suatu financial planning atau perencanaan keuangan kedepannya. Wajar jika mungkin di tahap awal merintis bisnis, masih belum mencapai target keuntungan. Seiring waktu, perusahaan akan berkembang dengan financial planning yang tepat.

  1. Catat Estimasi & Prioritaskan Biaya Pengeluaran
    Jika Anda masih bertanya bagaimana cara membuat financial planning atau perencanaan keuangan yang mudah dan sederhana, nah ini catat dahulu estimasi transaksi pengeluaran. Seringkali, meskipun pemasukan meningkat, tetapi perusahaan masih tercatat merugi karena kurang mempersiapkan financial planning atau perencanaan keuangan yang tepat.

Terapkan efisiensi pengeluaran untuk menekan pemborosan yang tidak perlu. Direkomendasikan membagi biaya pengeluaran dalam 2 kategori, yaitu: biaya variabel dan biaya tetap. Biaya tetap contohnya gaji karyawan, tagihan listrik, sewa gedung, dll. Sedangkan, biaya variabel contohnya biaya iklan, atau biaya lainnya yang jumlahnya tidak pasti setiap bulan.

  1. Perhatikan Arus Kas Tunai
    Cara membuat financial planning atau perencanaan keuangan selanjutnya adalah pencatatan arus kas tunai yang masuk dan keluar dalam satu periode. Jadi, yang perlu dicatat di sini adalah jenis-jenis pembayaran uang tunai dan ada di dalam kas perusahaan. Termasuk penghasilan tunai, maupun pengeluaran tunai dari piutang perusahaan.

Agar lebih mudah, bedakan antara faktur tagihan yang dibayar tunai dan dibayar cicilan. Sehingga, financial plan atau perencanaan keuangan bisa dikelola lebih mudah dan rapi.

  1. Membuat Laporan Neraca
    Tips atau cara membuat financial plan atau perencanaan keuangan berikutnya adalah laporan neraca. Laporan ini adalah daftar kekayaan atau aset perusahaan. Di dalamnya, termasuk liabilitas (utang), aset (kekayaan perusahaan), dan ekuitas (selisih aset dan liabilitas).
  2. Analisis Break Even Point
    Financial plan atau perencanaan keuangan sangat penting bagi bisnis karena di dalamnya juga ada komponen BEP atau Break Even Point. Nantinya, BEP akan dilihat dan dijadikan acuan oleh investor untuk menilai apakah perusahaan Anda layak diberikan modal dan bisa maju di masa mendatang.

BEP adalah indikator untuk menandai bahwa tingkat penjualan bisnis sudah sama dengan pengeluaran bisnis. Jadi, jika tingkat penjualan sudah melebihi total pengeluaran, maka bisnis dikatakan profit dan layak diprioritaskan dalam investasi.

Berbekal tips dan cara membuat perencanaan keuangan di atas, semoga Anda bisa menerapkan strategi terbaik mengungguli kompetitor bisnis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.